Tipe Order dalam Trading Forex

Jenis atau Tipe Order dalam Trading Forex
Image Chart MT4
beBisnis lah - Salah satu faktor kesuksesan dalam trading forex adalah dimana kita tepat dalam mengambil posisi baik itu buy maupun sell. Istilah keren nya dalam trading forex adalah "order".
Sebelum memulai trading, alangkah baiknya kita harus tahu dulu tipe order apa saja yang disediakan oleh suatu perusahaan broker.

Nah, pada umumnya setiap broker pasti memiliki 2(dua) tipe order yaitu "Eksekusi cepat" dan "Order pending". Jika ada lebihnya, maka hanya ada di broker-broker tertentu.
Eksekusi cepat adalah saat dimana kita buy/sell pada harga saat itu juga atau buka posisi buy/sell dengan harga yang berlaku saat itu alias "harga running".
Misalnya:
harga penawaran untuk EURUSD saat itu di point 1.3814 dan harga permintaan pada point 1.3816. Apabila kita mau beli dan menekan buy maka kita akan mendapat harga penjualan di harga permintaan yaitu pada point 1.3816 dan begitu pula dengan apabila kita ingin jual lalu menekan sell maka kita akan mendapatkan harga penawaran saat itu(pada point 1.3814).

Sedangkan order pending ini tentunya berbeda dengan eksekusi cepat. Order pending dibagi lagi menjadi 4(empat) kategori yaitu sebagai berikut:
1. Buy Limit
Tipe Order dalam Trading Forex
Adalah dimana kita akan buy, dengan analisa kita bahwa pada harga tertentu trend akan berbalik dari semula yang trend nya turun akan berubah menjadi trend naik seperti pada gambar di samping.
Cara pending order buy limit, misalnya:
harga buy running EURUSD saat itu pada point 1.3795 lalu kita akan buy, tapi nanti misalkan di saat harga telah turun 25 pips dari harga running. Pilih pending order lalu buy limit dan ketikkan 1.3770(hasil dari 1.3795 - 25 pips) pada at price atau bisa juga dengan membuat horizontal line tepat di point 1.370 lalu klik kanan, pilih buy limit. Jika analisa kita benar dan harga menyentuh point 1.3770 maka pending order buy limit akan ter-eksekusi atau terbuka dengan sendirinya dalam keadaan buy di point 1.370, kita akan profit.

2. Sell Limit
Adalah kebalikan dari buy limit dimana kita akan sell karena analisa kita bahwa pada harga tertentu, trend akan berbalik arah dari yang semulanya trend naik lalu menjadi trend turun.

3. Buy Stop
Tipe Order dalam Trading Forex
Adalah dimana kita akan buy pada harga tertentu karena analisa kita bahwa trend akan tetap naik.
Lihat gambar di samping bahwa terjadi trend turun lalu berbalik arah ke trend naik dan naik lagi sampai pada harga tertentu. Nah disini terjadi trend yang tidak biasanya yang jika naik maka akan turun dan akan naik lagi. Terlepas dari itu, bagaimana caranya kita melakukan pending order buy stop ini.

misalnya:
harga buy running EURUSD saat itu berada di point 1.3525 lalu kita ingin buy, tapi buy nya nanti misalkan saat harga naik 20 pips dari harga running. Pilih pending order buy stop dan ketikkan 1.3545(hasil dari 1.3545 + 20 pips) pada at price. Bisa juga dengan menandai dulu di point mana kita akan melakukan buy stop menggunakan horizontal line seperti line berwarna biru pada gambar di samping. Klik kanan line biru nya lalu pilih buy stop atau jika tidak ada pilihan langsung, bisa cari di trading(masih di menu yang setelah kita klik kanan). Jika nanti harga sudah menyentuh point 1.3545 maka pending order buy stop akan ter-eksekusi atau terbuka sendirinya dalam keadaan buy di point 1.3545 dan sekali lagi apabila analisa kita benar maka kita kan profit.

4. Sell Stop
Jika ada buy maka ada pula sell. Sell stop adalah kebalikannya buy stop yaitu dimana kita akan sell karena analisa kita bahwa trend turun akan terus berlanjut.

Setipa tipe order memiliki resiko nya masing-masing. Misalnya yang eksekusi cepat biasanya resiko kita adalah terlambat membuka posisi baik buy/sell. Sehingga ketika kita sudah buka posisi buy, ternyata salah karena kita terlambat mengikuti trend naik.
Yang pending order biasanya salah dalam menentukan titik entry atau point dimana kita akan membuka posisi baik buy/sell.
"Jadi untuk tidak terlambat dalam eksekusi cepat dan salah titik entry saat pending order maka Gunakanlah Analisa yang Tepat dan Benar".
Lalu bagaimana cara menganalisa yang tepat dan benar ?

Oke, sampai di sini dulu pembahasan beBisnis kali ini tentang Tipe Order dalam trading Forex. Semoga dapat menjadi tambahan referensi dan bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih dan salam sukses buat semuanya.

"90% cara kaya adalah Bisnis, maka beBinsis lah"

5 comments

dalam memilih eksekusi cepat dan juga pending order tentu memiliki konsekuensi masing masing oleh karena itu mesti cermat leihat trend dari pasar sehingga tidak merugikan trader itu sendiri. selama pengalaman trading di OctaFx untuk meminimalisir resiko sebagai langkah awal pergunkanlah leverage 1:500 untuk kenyamanan dan keamanan akun anda agar lebih tahan terhadap margin. kalau perlu malah memakai perhitungan kalkulator forex yang disediakan OctaFx agar lebih aman lagi dalam menentukan buy atau sell

Sell stop adalah kebalikannya buy stop yaitu dimana kita akan sell karena analisa kita bahwa trend turun akan terus berlanjut. pojokinvestasi.com

Terimakasih yg sebanyak-banyak nya untuk Momo Chan atas komentarnya..saya lihat sangat banyak komentarnya di blog ini
Yang lainnya juga :D

Dalam melakukan trading mnaka tidak selamanya kita bisa memantau market terus maka dengan cara pending order ini kesempatannya akan semakin baik, dan biasanya untuk bis trading dengan cepat dan mudah bisa dilakukan dengan menggunakan wetrader di octafx

dalam lakukan setiap kita lakukan untuk lakukan open posisi kita perlu dengan bisa dengan cara analisa dengan baik, sebab dengan analisa yang baik akan lebih akurat dalam menempatkan sebubah posisinya, atau lakukan saja dalam akun demo centroFX untuk di pelajar dalam memaksimalkan kemampuan atau persiapan

Terima Kasih sudah berkunjung dan membaca Artikel di atas. Demi Kemajuan Blog ini, Silahkan Berikan Komentar baik dalam bentuk Kritikan, Saran atau Pertanyaan tentang Topik yang dibahas.
Yang Penting:
1. BERKOMENTAR LAH DENGAN BAIK DAN SOPAN
2. JANGAN SPAMMING DALAM BENTUK APAPUN
3. JANGAN ASAL COPAS
Buatlah Dengan Gaya Bahasa dan Narasi Anda Sendiri. Tapi Jika Benar-benar Ingin Copas, Jangan Lupa Sertakan Link Sumber,Oke!
4. JANGAN MALU-MALU BERKOMENTAR
5. PATUHI ATURAN DI ATAS